Disclaimer: hasil perincian angsuran dari kalkulator ini bersifat estimasi berdasarkan tenor, besar pinjaman, dan persentase bunga. Besaran angsuran sesungguhnya dapat berbeda sesuai kebijakan dan ketentuan masing-masing bank pemberi kredit.
Jumlah Pinjaman:
| Tenor | Total Bulan | Angsuran/Bulan |
|---|
Catatan: simulasi ini hanya untuk perhitungan dengan suku bunga tetap (fixed).
KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pada dasarnya adalah fasilitas pinjaman dari bank bagi nasabah yang ingin membeli atau memperbaiki rumah. Bank membantu membayar rumah lebih dulu, lalu kita mencicil ke bank setiap bulan sesuai tenor yang disepakati.
Skema ini banyak dipakai karena tidak semua orang bisa membeli rumah secara tunai. Dengan KPR, cukup menyiapkan uang muka (DP), sisanya dibayar secara bertahap.
Secara umum ada dua jenis KPR yang paling sering dibahas, yakni KPR subsidi dan nonsubsidi atau dikenal juga dengan sebutan KPR komersil.
KPR Subsidi
Biasanya ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Pemerintah memberikan subsidi yang membantu meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan. Dengan adanya subsidi, DP dan angsurannya cenderung lebih rendah dibandingkan KPR nonsubsidi. KPR subsidi ini diatur oleh pemerintah, syaratnya juga lebih ketat, dan terdapat batasan harga rumah.
KPR Nonsubsidi
Pada KPR nonsubsidi, pilihan rumah lebih banyak dan fleksibel tetapi tidak ada subsidi dari pemerintah. Bunga dan tenor mengikuti kebijakan dari bank pemberi pinjaman.
Selain itu ada juga variasi seperti KPR take over (memindahkan pinjaman ke bank lain). KPR take over biasanya dilakukan untuk mencari suku bunga yang lebih ringan.
Syarat-syarat Umum
Dokumen yang Diperlukan
Hubungi kami untuk konsultasi gratis seputar KPR: 0813 6691 6633